Imam Setiaji Ronoatmojo

Rookie - 10 Points (1 July 1960 / Cilacap (Indonesia))

Di Dapur Istriku (Indonesian)


Beraneka macam bumbu, diatas tungku
dan wajah yang pemaaf
Resep kukira tersimpan rapat di laci
Tapi engkau hapal kapan ini semua
ditiris dan ditumis
Kapan garam akan dimasukkan ke
dalam kuah matang
Dan berapa takarannya?
(Memang) kami sedang mengaduk
hidup ini
Tak ada yang perlu disesali
Bahkan akan dilupakan saja, dan asap
yang membumbung;
Sebagaimana aroma yang
memanggil kami untuk duduk kembali
di dalam lingkaran meja makan
'Maafkan, masih ada di dapur'
Lalu kami menunggu dulu,
dalam sebuah perjamuan yang tidak
menjemukan
Tidak akan pernah menjemukan

Submitted: Friday, November 15, 2013
Edited: Friday, November 15, 2013

Do you like this poem?
0 person liked.
0 person did not like.

Form:


Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?

Comments about this poem (Di Dapur Istriku (Indonesian) by Imam Setiaji Ronoatmojo )

There is no comment submitted by members..

Famous Poems

  1. Phenomenal Woman
    Maya Angelou
  2. Still I Rise
    Maya Angelou
  3. The Road Not Taken
    Robert Frost
  4. If You Forget Me
    Pablo Neruda
  5. Dreams
    Langston Hughes
  6. Annabel Lee
    Edgar Allan Poe
  7. Caged Bird
    Maya Angelou
  8. If
    Rudyard Kipling
  9. Stopping by Woods on a Snowy Evening
    Robert Frost
  10. A Dream Within A Dream
    Edgar Allan Poe
Trending Poets
Trending Poems
  1. The Road Not Taken, Robert Frost
  2. Phenomenal Woman, Maya Angelou
  3. Still I Rise, Maya Angelou
  4. Good Morrow, John Donne
  5. Daffodils, William Wordsworth
  6. If You Forget Me, Pablo Neruda
  7. All Through The Barren Winter, ANDREW BLAKEMORE
  8. After a Death , Tomas Tranströmer
  9. Dreams, Langston Hughes
  10. Do Not Stand At My Grave And Weep, Mary Elizabeth Frye
[Hata Bildir]