Members Who Read Most Number Of Poems

Live Scores

Click here to see the rest of the list

(1 July 1960 / Cilacap (Indonesia))

What do you think this poem is about?

For Example: love, art, fashion, friendship and etc.

Seorang Lelaki Yang Lupa Pada Puisinya (Indonesian)

Di perempatan Plaza de Mayo (Buenos
Aires) , seorang lelaki
diingatkan oleh puisinya
yang dilupakan, bukan karena alasan
migrain di kepala yang
tiada pernah hilang
tetapi suara lembut Aurora Morea
ibunda Susana Elena Pedrini Bronzei
yang menyilangkan
tangan di dadanya, 'Kami akan terus
mengingat..'. Bukan dengan airmata
yang didulang
dari dada pedih, tetapi suara dari puisi
yang menyerbu kepalamu,
menggerogoti sukmamu,
berkecipak seperti kaki berlari di lumpur bekas hujan,
dan siapakah yang menghilangkan
anakku? Menghilangkan sejengkal puisi, yang tak akan mati,
terus memburu menjadi
sekawanan kupu-kupu liar yang terus
menetaskan
ulatnya di daun-daun. Puisi adalah anak
kandung abadi dari catatan kepedihan
dari segerombolan
sapi-sapi putih yang hidup
tanpa penggembalaan dari Juwana,
Semarang lari ke Gn. Muria terus
sampai Buenos
Aires saat seorang Jorge Rafael Videla
Redondo mengenakan mantel malam
di antara
awan-awan yang terbang, dan lelaki
itupun diingatkan
oleh puisinya yang disimpannya
di bawah bantalnya, selama lebih dari
25 tahun.

(Jkt-Smg-Blora,2009)

Submitted: Friday, November 15, 2013
Edited: Friday, November 15, 2013


Read this poem in other languages

This poem has not been translated into any other language yet.

I would like to translate this poem »

word flags

What do you think this poem is about?

Comments about this poem (Amplop Pengelana (Indonesian) by Imam Setiaji Ronoatmojo )

Enter the verification code :

There is no comment submitted by members..
[Hata Bildir]